Minggu, 13 April 2014

10 CARA TIDUR YANG DI AJARKAN ROSULULLOH SHOLLALLOOHU 'ALAIHI WASALLAM


Salah satu cara untuk mensyukuri nikmat tidur yaitu dengan cara menunaikannya dengan baik dan benar. Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam telah memberikan banyak keterangan yang jelas mengenai bagaimanakah seharusnya umat muslim memperlakukan nikmat tidur yang telah dianugerahkan Alloh Subhaanahu Wa Ta’ala kepadanya. 

Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam senantiasa memperlakukan tidur dengan etika yang baik. Berikut beberapa etika tidur yang sesuai dengan ajaran Islam sebagaimana yang terdapat di dalam hadits-hadits Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam:


1. Berwudhu' ketika akan tidur
"Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat." (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)

2.  Membaca do'a akan tidur
Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam jika mau tidur berdoa, "Bismika Alloohumma Amuutu wa Ahyaa" (Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup).
 
Bila bangun tidur berdoa, "Alhamdulillaahilladzii ahyaana ba'da maa amaa tanaa wa ilayhinnusyuur." (Segala puji bagi Alloh yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami kembali." (HR. Muslim)

Al-Bara' bin 'Azib ra. berkata: "Sesungguhnya Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam bila berbaring di tempat tidurnya, beliau letakkan telapak tangannya yang kanan di bawah pipinya yang kanan, seraya berdoa: Robbi qinii 'adzaabaka yawma tab'atsu 'ibaadaka (Ya Robbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu)." (HR. At Tarmidzi)

3. Miring ke sebelah kanan
Dari al-Barra` bin Azib, Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda, "Apabila kamu hendak tidur, maka berwudhu'lah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan"

4. Meletakkan tangan di bawah pipi sebelah kanan
"Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya." (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350)

5. Membaca surat surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas
Aisyah Rodhialloohu 'anha berkata: "Bila Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam berbaring di tempat tidurnya, beliau kumpulkan kedua telapak tangannya, lalu meniup keduanya dan dibaca pada keduanya surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas. Kemudian disapunya seluruh badan yang dapat disapunya dengan kedua tangannya. Beliau mulai dari kepalanya, mukanya dan bagian depan dari badannya. Beliau lakukan hal ini sebanyak tiga kali." (HR. At Tarmidzi)

6. Tidurlah di awal malam
"Beliau Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam tidur di awal malam & menghidupkan akhir malam." (Muttafaq 'Alaih)

"Bahwasanya Rosululloh Muhammad
Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya." (Hadist Riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235)

7. Tidak tidur dengan posisi telungkup (tengkurap)
"Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Alloh 'Azza Wa Jalla." (HR. Abu Dawud dengan sanad yang shohih)

8. Berdoa ketika bangun tidur
Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam jika mau tidur berdoa, "Bismika Alloohumma Amuutu wa Ahyaa" (Dengan nama-Mu ya Alloh aku mati dan hidup).
 
Bila bangun tidur berdoa, "Alhamdulillaahilladzii ahyaana ba'da maa amaa tanaa wa ilayhinnusyuur." (Segala puji bagi Alloh yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami kembali." (HR. Muslim)

9. Mengusap Bekas tidur
"Maka bangunlah Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam dari tidurnya kemudian duduk sambil mengusap wajah dengan tangannya" (HR. Muslim No. 763 (182)

10.Beristinsyaq, beristintsaar dan bersiwak ketika bangun tidur
Beristinsyaq dan beristintsaar adalah menghirup kemudian mengeluarkan atau menyemburkan kembali air dari hidung.
"Apabila Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak." (HR. Al Bukhari No. 245 dan Muslim No. 255)

Demikianlah Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam menunaikan hak-hak tidur yang telah diberikan Alloh Subhaanahu Wa Ta’ala kepadanya. Dan sebagai umat Islam yang beriman kepada Alloh Subhaanahu Wa Ta’ala dan Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam, maka sudah sepatutnya umat muslim menunaikan nikmat tidur tersebut sebagaimana yang telah dicontohkan dan diajarkan oleh Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam.

BURSA SAHAM BOMBAY (INDIA) PERKENALKAN HUKUM SYARIAH

Komunitas pelaku saham India akhirnya memberikan solusi pada jutaan penduduk Muslim negara tersebut yang hendak memasuki bursa saham. Mereka memperkenalkan indeks saham dengan unsur-unsur hukum ekonomi syariah.

Bursa Saham Bombay telah membuka indeks perusahaan baru yang sesuai dengan hukum legal dalam Islam. Hal ini terkait banyaknya komunitas Muslim di negara tersebut yang mencoba peruntungan di bursa saham, mencapai 140 juta jiwa, meski hukum syariah melarang untuk melakukan perdagangan surat berharga di perusahaan yang menjual alkohol atau tembakau, yang banyak terdapat di bursa negara tersebut.

Sebagaimana yang dikutip dari Guardian, bursa saham telah bekerja sama dengan Tasis, sebuah perusahaan finansial Islam di Mumbai, untuk menciptakan Bursa Saham Bombay Tasis Syariah Indeks 50. Sejumlah perusahaan disinyalir telah bergabung dengan ini, mulai dari perusahaan minyak, gas hingga industri makanan.

Menurut Madhu Kamma, Direktur Eksekutif, Bursa Saham Bombay langkah ini akan memberi umat Muslim kejelasan aturan dalam memainkan roda ekonomi di India, di mana mereka menanamkan modalnya.

”Bursa Saham Tasis Syariah indeks 50 akan memberi unsur Islam dan tanggung jawab sosial lainnya ke investor untuk mengakses pasar di India sehingga mampu menarik modal, baik dari Timur Tengah, Eropa maupun Asia Tenggara,” ujarnya akhir Desember lalu

Sumber : Republika

TIPS AGAR ANAK ANDA SUKA MEMBACA



  1.  Membuat Perpustakaan Pribadi
Sediakanlah fasilitas perpustakaan pribadi di rumah anda, meskipun anda tahu kalau buah hati anda belum bisa baca. Buatlah dekorasi perpustakaan pribadi tersebut semenarik mungkin. Namun jangan satukan mainan dengan perpustakaan pribadi tersebut. Karena anak-anak biasanya lebih suka bermain daripada membaca. Hal ini bisa memacu kecintaan anak pada buku.

  1.  Membacakan Dongeng
Membacakan dongeng sangat besar manfaatnya bagi buah hati anda. Pilihlah buku-buku dongeng yang bermutu dan pantas buat dikonsumsi anak-anak. Pilihlah cerita yang menarik dan memiliki gambar dan warna yang “catching”, sehingga anak-anak pun akan penasaran dengan gambaran peristiwa yang termuat di dalam sebuah dongeng. Mendongenglah dengan gaya dan expresi yang menarik pula. Dengan begitu, anak-anak pun akan tertarik untuk membaca buku.

  1.  Mengajarkan Cara Menulis
Menulis dan membaca sangat erat hubungannya. Ajaklah buah hati anda untuk belajar menulis dari buku-buku yang menarik. Misalnya, mewarnai huruf dan gambar, dan masih banyak contoh-contoh buku belajar menulis dengan cara yang menarik, yang banyak tersedia di toko-toko buku.

  1.  Membuat Poster Bergambar
Ajarkan buah hati anda membuat sebuah poster bergambar. Gambar bisa menyesuaikan dengan tokoh favorit buah hati anda. Bila buah hati anda nge-fans dengan Spongebob. Mintalah buah hati anda untuk menggambar Spongebob, dan meminta anak mendeskripsikan gambar tersebut. Misalnya…. “Spongebob sedang berenang.” Dan tempelkanlah poster tersebut di kamar tidur sang anak, supaya setiap hari mereka bisa melihat dan membacanya.

  1.  Memasang Poster Huruf-huruf
Hal ini mungkin masih berhubungan dengan “Mengajarkan Cara Menulis.” Sebelum anak bisa membaca, mereka harus mengenal huruf-huruf. Supaya mereka bisa membaca, mereka harus mengenal macam-macam huruf. Dan supaya mereka bisa mengenal macam-maca huruf, anda bisa memasangkan poster-poster yang berisikan huruf-huruf dengan bentuk yang menarik.

  1.  Bernyanyi Lagu “AKU BISA BACA”
Supaya buah hati anda suka dengan kegiatan membaca, anda bisa mengajarkan lagu AKU BISA BACA kepada buah hati anda. Selain bermanfaat untuk mengajarkan anak cara membaca, lagu ini juga bisa meningkatkan kecintaan anak pada kegiatan membaca.

  1.  Memberikan Hadiah Sebuah Buku
Tanamkan di dalam hati anak bahwa buku adalah sesuatu benda yang sangat berharga dan besar nilainya. Agar anak bisa lebih mencintai dan menghargai sebuah buku, anda bisa menjadikan buku sebagai hadiah di hari-hari special. Misalnya, sebagai kado ulang tahun, hadiah karena anak mendapat nilai raport yang bagus, dan lain-lain. Dan jangan lupa membungkus kado tersebut dengan hiasan-hiasan yang menarik.

  1.  Mengikutkan anak menjadi anggota perpustakaan
Hal ini sangat bermanfaat bagi buah hati anda, supaya buah hati anda bisa mengenal bermaca-macam buku dengan biaya yang lebih murah. Dengan mengenal berbagai macam buku, anda pun tahu buku macam apa yang digemari buah hati anda. Dan kalau kita mengenal buku seperti apa yang digemari buah hati kita, maka kita pun akan tahu buku apa yang bisa kita belikan buat buah hati kita.

  1.  Membuat Jadwal Membaca
Supaya buah hati kita memiliki sebuah kebiasaan dalam membaca buku, buatlah sebuah jadwal membaca buku buat buah hati anda. Misalnya, setiap jam 7 malam, buah hati kita harus membaca buku minimal 30 menit, atau dalam satu hari buah hati kita diminta untuk membaca minimal dua halaman buku.

  1.  Memberikan Uang Jajan Buku
Pelitlah dalam memberi uang jajan kepada buah hati kita, bila hanya untuk jajan benda-benda yang tidak terlalu penting. Namun jangan pelit untuk memberikan uang jajan kepada buah hati kita bila bertujuan untuk membeli buku.

  1.  Mengajarkan Anak Untuk Membaca Sambil Bersuara
Tips ini hanya untuk anak sudah bisa membaca. Bila buah hati kita sudah bisa membaca, mintalah dia untuk membaca buku dengan bersuara.Tips ini juga sangat bermanfaat agar buah hati kita bisa mengerti isi buku yang dia baca. Hal ini juga akan sangat bermanfaat agar kita tahu sejauh mana kemapuan membaca buah hati kita. Kalau ada kesalahan-kesalahan pada saat mereka membaca, kita pun bisa cepat mengajarkannya cara membaca yang benar.

  1.  Mengajak Pergi ke Toko Buku
Luangkan waktu berbelanja anda untuk sekedar berkunjung ke toko buku, meskipun anda tidak akan membeli buku. Hal ini sangat berguna agar buah hati kita semakin mencintai toko buku, dan terbiasa mengunjungi toko buku.

  1.  Mengerti buku yang sesuai dengan usia mereka.
Jangan segan bertanya kepada petugas perpustakaan atau toko buku, untuk menanyakan buku apa yang cocok dengan usia buah hati anda. Hal ini sangat bermanfaat agar buku yang kita beli hanya menjadi alas duduk atau alas tidur buah hati kita. Tidak mungkin seorang anak balita kita belikan sebuah novel yang gambarnya jarang-jarang dan kurang menarik kan?

  1.  Menjadi Teladan Membaca
Sebelum anda mengajarkan buah hati anda, tanyakanlah pada diri anda sendiri,”Sudahkah aku gemar membaca buku?”
 

Minggu, 06 April 2014

DAMPAK MEROKOK

Ketergantungan dan Berhenti Merokok

Semua produk tembakau bersifat menimbulkan ketergantungan, dan dapat sangat sulit untuk berhenti merokok atau berhenti menggunakan produk tembakau lainnya. 

Otoritas kesehatan masyarakat seperti Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization, WHO), U.S. Surgeon General, serta U.K. Royal College of Physicians, menyimpulkan bahwa komponen dalam tembakau yang menimbulkan ketergantungan adalah nikotin. 

Namun penting untuk diketahui bahwa jutaan orang telah berhasil berhenti merokok. 

Perokok yang ingin berhenti harus memperoleh informasi yang benar tentang cara berhenti merokok. Kami setuju dengan otoritas kesehatan masyarakat bahwa penghentian merokok harus merupakan fokus tak terpisahkan dari kebijakan tembakau yang menyeluruh. 

Dalam hal itu, Ayat 14 dari Konvensi Kerangka kerja Pengendalian Tembakau (Framework Convention on Tobacco Control, FCTC) menyarankan agar negara-negara "menerapkan tindakan efektif untuk mendorong penghentian penggunaan tembakau dan perlakuan yang memadai atas ketergantungan terhadap tembakau.”

Asap Rokok Sekunder

Asap rokok sekunder (secondhand smoke), juga dikenal sebagai asap tembakau lingkungan (environmental tobacco smoke, ETS), adalah kombinasi asap yang keluar dari ujung rokok yang menyala serta asap yang dikeluarkan perokok.

Petugas kesehatan masyarakat menyimpulkan bahwa asap rokok sekunder menyebabkan penyakit, termasuk kanker paru dan penyakit jantung, pada orang dewasa non-perokok, serta kondisi pada anak-anak seperti asma, infeksi saluran napas, batuk, suara mendengik, otitis media (infeksi telinga tengah) serta sindrom kematian bayi mendadak. Selain itu, petugas kesehatan masyarakat menyimpulkan bahwa asap rokok sekunder dapat memperparah asma dan menyebabkan iritasi mata, tenggorokan dan hidung.

Organisasi Kesehatan Dunia  (World Health Organization, WHO) menyediakan informasi pada situs webnya yang menyatakan bahwa asap rokok sekunder berbahaya bagi kesehatan dan menyebabkan kanker, penyakit jantung, serta banyak penyakit serius lainnya pada orang dewasa.

Sebagaimana efek kesehatan akibat kegiatan merokok, masyarakat harus diberi tahu tentang kesimpulan para petugas kesehatan masyarakat tentang risiko kesehatan yang ditimbulkan asap rokok sekunder. Masyarakat harus dipandu oleh kesimpulan ini dalam menentukan apakah akan berada di tempat-tempat di mana ada asap rokok sekunder, atau, jika mereka perokok, kapan dan di mana mereka boleh merokok jika ada orang lain di sekitarnya. Perokok tidak boleh merokok di sekitar anak-anak atau wanita hamil. 

Merokok dan Kehamilan

Wanita hamil tidak boleh merokok. Menurut U.S. Surgeon General External reference, wanita yang merokok sebelum atau selama hamil:
  • lebih mungkin mengalami kelahiran prematur, komplikasi kehamilan, dan kematian bayi saat dilahirkan;
  • memiliki bayi dengan berat lahir yang lebih rendah dari rata-rata dibandingkan wanita yang tidak merokok;
  • menempatkan bayi pada risiko yang lebih tinggi untuk terkena sindrom kematian bayi mendadak; dan
  • bayinya mempunyai kemungkinan lebih besar untuk mengalami penurunan fungsi paru.

Health Canada menyatakan pada situs webnya, "Merokok pada remaja putri dan wanita yang sedang hamil terbukti meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan menyebabkan konsekuensi merugikan yang serius, termasuk berat lahir rendah, kematian saat lahir, keguguran kandungan, hambatan pertumbuhan janin, kelahiran prematur, abrupsi plasenta, dan sindrom kematian bayi mendadak."

Singkatnya, jika Anda hamil atau mungkin akan hamil, jangan merokok. Anda harus meminta bantuan dokter untuk berhenti merokok selama kehamilan. 

Jika Anda hamil, Anda juga harus mengetahui bahwa petugas kesehatan masyarakat telah menyimpulkan bahwa paparan asap rokok sekunder dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat rendah.

Sumber: www.sampoerna.com

APA YANG TERKANDUNG DALAM ASAP ROKOK ?

Asap rokok mengandung ribuan zat kimia, atau 'komponen asap,' juga disebut sebagai 'emisi asap.' Komponen asap yang paling luas dikenal adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida (CO). Selain zat-zat ini, hingga saat ini lebih dari 7,000 zat kimia telah diketahui terkandung dalam asap rokok. Dinas kesehatan masyarakat telah menggolongkan sekitar 70 komponen asap sebagai kemungkinan penyebab penyakit yang terkait dengan merokok, seperti kanker paru, penyakit jantung, dan emfisema. 

Komponen asap diukur menggunakan mesin laboratorium. Pada saat ini metode pengujian yang berstandar dan tervalidasi secara internasional hanya tersedia untuk beberapa komponen asap saja, yaitu tar, nikotin, dan karbon monoksida.

Kadar Tar, Nikotin, dan Karbon Monoksida

Kebanyakan perokok sudah mengenal tar, nikotin, dan karbon monoksida karena banyak pemerintah yang mengharuskan produsen untuk mengukur komponen-komponen ini untuk setiap merek rokok dan mencantumkan hasilnya pada kemasan rokok. 

Tar
Tar bukanlah komponen asap yang spesifik, melainkan mengacu kepada partikel-partikel asap yang terukur dalam metode pengujian mesin. Partikel-partikel ini terbuat dari banyak komponen asap, termasuk beberapa komponen yang diyakini oleh otoritas kesehatan masyarakat sebagai kemungkinan penyebab penyakit terkait-merokok seperti kanker paru.

Nikotin
Nikotin adalah zat kimia yang terkandung secara alami dalam tanaman tembakau. Apabila tembakau dibakar, nikotin berpindah ke dalam asap. Nikotin dikenal oleh otoritas kesehatan masyarakat sebagai zat yang menimbulkan kecanduan dalam asap tembakau.

Karbon Monoksida
Karbon monoksida adalah gas yang terbentuk dalam asap rokok. Karbon monoksida dikenal sebagai penyebab utama penyakit kardiovaskuler (penyakit jantung) pada perokok. 

Komponen Asap Lainnya
Ribuan komponen asap lainnya telah diketahui terkandung dalam asap rokok. Selain nikotin dan karbon monoksida, otoritas kesehatan masyarakat telah menggolongkan sekitar 70 di antaranya sebagai kemungkinan penyebab penyakit terkait-merokok. Sebagian dari komponen ini adalah arsenik, benzena, benzo[a]pirena, logam berat (timbel, kadmium), hidrogen sianida, dan nitrosamina khusus tembakau. 

Sumber: www.sampoerna.com

6 PERKARA YANG DAPAT MENGGEROGOTI AMAL-AMAL BAIK

Berikut Ini Enam Perkara Tersebut :

  1. Al Istighlal Bi’uyubil Kholqi (sibuk dengan aib orang lain), sehingga lupa pada aib sendiri. Semut di seberang kelihatan sedangkan gajah di pelupuk mata tidak kelihatan. 
  2. Qoswatul Qulub (hati yang keras). Kerasnya hati terkadang lebih keras dari batu karang. Sulit menerima nasehat. 
  3. Hubbud Dunya (cinta dunia), takut mati, merasa hidupnya hanya di dunia saja maka segala aktifitasnya tertuju pada kenikmatan dunia sehingga lupa akan hari esok di akhirat.
  4. Qillatul Haya’ (sedikit rasa malunya), jika seseorang telah kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa takut dosa.
  5. Thuulul Amal (panjang angan- angan), merasa hidupnya masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk bertaubat.
  6. Zhulmun La Yantahi (kezhaliman yang tak pernah berhenti). Perbuatan maksiat itu biasanya membuat kecanduan bagi pelakunya, jika tidak segera taubat dan berhenti maka sulit untuk meninggalkan kemaksiatan tersebut..
Astaghfirulloohal'azhiim……… 

Jagalah Sholat, Semahal Apapun Harga Pangan, Alloh Menjamin Rizkimu. Alloh berfirman: 
“Perintahkahlah keluargamu untuk shalat dan bersabarlah dalam menjaga shalat. Aku tidak meminta rizki darimu, Aku yang akan memberikan rizki kepadamu. Akibat baik untuk orang yang bertaqwa.” (QS. Thoha: 132)

Dulu, di masa silam.. terjadi kenaikan harga pangan yang sangat tinggi. Merekapun mengadukan kondisi ini kepada salah seorang ulama di masa itu. Kita lihat, bagaimana komentar beliau: 
“Demi Alloh, saya tidak peduli dengan kenaikan harga ini, sekalipun 1 biji gandum seharga 1 dinar! Kewajibanku adalah beribadah kepada Alloh, sebagaimana yang Dia perintahkan kepadaku, dan Dia akan menanggung rizkiku, sebagaimana yang telah Dia janjikan kepadaku.”

ISLAM TIDAK MENGENAL HARI IBU


Syaikh ‘Abdul ‘Aziz Ath Thorifi hafizhohullah berkata:

“Perayaan hari Ibu adalah perayaan dari barat. Mereka orang-orang kafir di sana punya perayaan hari ibu, juga ada peringatan hari anak. Kita selaku umat Islam tidak butuh pada peringatan hari Ibu karena Allah Ta’ala sudah memerintahkan kita untuk berbakti pada ibu kita dengan perintah yang mulia. Begitu pula Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, siapakah yang lebih berhak bagi kita untuk berbakti?
Nabi shollalloohu ‘alaihi wa sallam menjawab, ibumu, ibumu, ibumu lalu bapakmu.… Intinya, kita selaku umat Islam tidaklah butuh pada peringatan hari ibu. Karena kita diperintahkan berbakti pada ibu setiap saat, tidak perlu bakti tersebut ditunjukkan dengan peringatan dan semisal itu. Intinya, peringatan tersebut tidaklah dituntunkan dalam Islam dan seorang muslim sudah sepantasnya tidak memperingatinya.”  (Youtube: Al Ihtifal bi ‘Iedil Umm) 

Menghormati ibu itu dengan memenuhi haknya, yaitu ditaati karena Allah, disayangi karena Allah dan didoakan karena Allah. Memuliakan ibu itu dengan kewajibanmu | merendahkan suaramu, bersabar terhadapnya dan membuat dia tersenyum.

Berbakti pada ibu itu saat masih hidup ataupun wafat, menjaga nama baiknya, beramal atas namanya dan memuliakan kerabatnya. Menyayangi ibu itu mengingati pengorbanan dan air matanya.