Minggu, 19 Januari 2014

NAMA-NAMA NERAKA


1. NERAKA HAWIYAH, diperuntukkan atas orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup di dunia mengerjakan kebaikan bercampur keburukan. Orang muslim laki-laki maupun perempuan yang perbuatan sehari- harinya tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka Hawiyah sebagai tempat tinggalnya. Mereka ini yaitu orang yang tidak mau menerima syariat Islam, tidak mau memakai jilbab (bagi wanita), memakai sutra dan emas (bagi lak- laki), mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan lain sebagainya. Dalam Al-Qur’an terdapat pada Surah Al-Qori’ah ayat 8-11.

2. NERAKA JAHIM, adalah neraka sebagai tempat penyiksaan atas orang-orang musyrik atau orang-orang yang menyekutukan ALLOH, maka sesembahan mereka akan datang untuk menyiksa mereka. Orang yang di dunia menyembah sapi (bangsa Hindu) maka sapi yang akan menyiksa orang itu. Orang yang menyembah patung berbentuk hewan, maka patung itu yang akan menyiksanya. Dan demikian selanjutnya. Syirik disebut sebagai dosa yang paling besar menurut ALLOH, karena syrik berarti mensekutukan ALLOH atau menganggap ada mahluk yang lebih hebat dan berkuasa sehebat ALLOH. Syirik dapat pula berarti menganggap ada Tuhan lain selain ALLOH. Dalam Al-Qur’an terdapat pada Surah As-Syu’araa ayat 91,  dan Surah As-Shoffaat.

3. NERAKA SAQOR, adalah tempat untuk orang-orang munafik, yaitu orang-orang yang mendustakan (tidak mentaati) perintah ALLOH dan Rasulullah. Mereka mengetahui bahwa ALLOH sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, tetapi mereka meremehkan syariat (hukum) Islam. Maka dibakar dalam api adalah hukuman untuk mereka. Nama neraka ini tercantum dalam Al-Quran Surah Al-Muddatsir ayat 26-27, dan 42.

4. NERAKA LAZZA, adalah neraka yang bergejolak apinya dan mengelupaskan kulit kepalanya, tercantum dalam Surah Al Ma´aarij 15-18.

5. NERAKA HUTHOMAH,  itu disediakan untuk orang yang suka mengumpulkan harta, serakah dan menghina orang-orang miskin. Mereka berpaling dari agama, tidak mau bersedekah dan tidak mau pula membayar zakat. Mereka juga memasang wajah masam apabila ada orang miskin yang meminta bantuan. Maka ALLOH membalas dengan menyiksa mereka dengan cara menguliti dan mengelupaskan kulit muka mereka. Serta membakar mereka semau yang ALLOH mau. NERAKA HUTHOMAH disediakan untuk gemar mengumpulkan harta berupa emas, perak atau platina, mereka serakah tidak mengeluarkan zakat hartanya dan mencela menghina orang-orang miskin. Maka di Huthamah harta mereka dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksa kepada manusia pengumpat pengumpul harta. Dalam Al-Qur’an terdapat pada Surah Al-Humazah.

6. NERAKA SAIR, di isi oleh orang-orang kafir. Dan orang yang memakan harta anak yatim. Kafir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar atau menolak. Sehingga kafir dapat diartikan menolak adanya ALLOH atau dengan membantah perintah ALLOH dan Rasul-NYA. Jadi manusia kafir itu terdiri dari: Orang yang tidak beragama Islam atau orang yang tidak mau membaca syahadat. Orang Islam yang tidak mau shalat. Orang Islam yang tidak mau puasa. Orang Islam yang tidak mau berzakat. Didalam Al-Qur’an terdapat pada Surah An-Nisa’ ayat 10, dan Surah Al-Mulk ayat 5,10,11.

7. NERAKA WAIL, di sediakan untuk para pengusaha dan pedagang yang culas, mengurangi timbangan, mencalo barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat. Maka dagangan mereka dibakar dan dimasukkan ke dalam perut mereka sebagai azab atas dosa-dosa mereka. Nama neraka ini tercantum dalam Al-Quran Surah Al-Muthoffifin ayat 1-3.

8. NERAKA JAHANNAM, yaitu Neraka tempat penyiksaan. Kemudian banyak disebut orang dengan nama jahannam. Neraka yang paling dalam dan berat siksaannya (Al-Qur’an surah Al Hijr ayat 43-44).
  “Bahwasanya orang-orang kafir dan orang aniaya itu tidak akan di ampuni Alloh, dan tidak pula ditunjuki jalan, melainkan jalan ke Neraka Jahannam. Mereka kekal dalam neraka itu selama-lamanya. Yang demikian itu mudah sekali bagi Alloh” (Surah An-Nisa ayat 169)

"Ya Alloh.. lindungilah kami dari 8 Pintu Neraka ini, Aamiin..."
Top of Form
Bottom of Form

CARA ATASI GALAU

Sesungguhnya Alloh Subhaanahu wa Ta’ala telah menciptakan insan dengan setiap pernak-pernik dan problema. Termasuk ketentuan Alloh Subhaanahu wa Ta’ala pada hamba adalah menjadikan setiap insan mengalami rasa risau dan galau. Ya, galau. Suatu kata yang sangat populer di telinga kita.

Alloh Subahaanahu wa Ta’ala berfirman : 
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam kesusahan.” (QS. Al Balad: 4). 

Kata “al-insan” di sini maksudnya umum. Yakni mencakup semua manusia tanpa kecuali. Ini dikarenakan adanya alif lam istighro lil jinsi, maknanya mencakup semua jenis umat manusia tanpa pengecualian. Dalam ayat ini juga dikuatkan dengan menggunakan “fii dorfiyyah“ yang menunjukkan makna “senantiasa”, yakni senantiasa tenggelam dalam kegalauan dan kesusahan. 

Maka, untukmu yang sedang galau… Jangan merasa seola-olah hanya engkaulah satu-satunya orang yang merasakan galau. Semua manusia pasti mengalami apa yang engkau alami. 


NILAI-NILAI KEGALAUAN

Setelah kita tahu bahwa setiap manusia mengalami yang namanya galau, kita juga harus tahu bahwa galau itu beragam. Secara garis besar, nilai dari sebuah kegalauan itu ada dua, yaitu: 

  Galau Yang Mulia (Humumun ‘Aliyah). Ini adalah galaunya orang-orang pilihan. Galaunya para nabi, para rasul, orang-orang shalih, ahlul ilmi dan ahlu ibadah. Para nabi dan rasul juga galau, tapi galaunya karena melihat fenomena dakwahnya. Mereka merasa sedih dan galau ketika ada yang menolak dakwah. Orang shalih dan ulama galau melihat kondisi dakwah dan umat. Ahli ibadah galau karena takut ibadahnya kurang, belum ikhlas, atau yang semisalnya. Kita bisa mengambil kisah kegalauan mereka dari kisah asal-usul adzan. Maka lihatlah bagaimana Rosululloh shollalloohu ‘alaihi wa sallam merasa galau dengan urusan mengumpulkan kaum muslimin ketika shalat. Dan kegalauan dirasa manakala semua usulan tentang panggilan itu (maksudnya bagaimana cara memanggil orang untuk sholat) tak berkenan di hati Rosululloh shollalloohu ‘alaihi wa sallam. Maka Alloh Subhaanahu wa Ta’ala obati kegalauan ini dengan syariat adzan. Lihatlah bagaimana Rasul junjungan kita galau, cemas, dan resah. Akan tetapi keresahannya adalah keresahan dan kegalauan dalam dakwah.

  Galau Yang Merusak Ketenangan. Sebagian pihak banyak yang merasa galau dikarenakan maksiat yang dia kerjakan. Kegalauannya merusak diri dan ketenangan hidupnya. Jangan disangka ahli maksiat itu hepi-hepi saja dengan perasaannya. Maka, nilai rasa galau yang seperti ini hanyalah merusak ketenangan batin saja.

  Kebanyakan manusia yang hidup di dunia ini. Dia galau karena permasalahan dunia yang melanda pribadinya. Galau karena dipecat, galau karena merugi usahanya, galau dan resah karena lamaran ditolak, atau kegalauan yang lain mengenai urusan dunianya. Maka kegalauan ini perlu dibina agar menjadi sarana ketaatan dan dijauhkan dari pintu-pintu menuju kerusakan hati dan jiwa. 

Bukanlah esensi agama ini memberi petunjuk untuk menghilangkan kegalauan duniawi. Ini hal yang mustahil, karena sifat galau sudah tabiat. Tapi yang terpenting adalah bagaimana mengelola agar galaunya bermanfaat bagi dunia dan akhiratnya. 

Terapi Galau Untuk saudaraku yang sedang galau…
Setelah kita tahu karakteristik dan nilai kegalauan, maka butuh untuk kita kenali terapi kegalauan yang dibutuhkan. Tentu hanya kegalauan pada poin 2 dan 3 yang butuh diterapi. Kegalauan yang pertama harus tetap dipertahankan. 

Untukmu yang dilanda galau karena maksiat, inilah terapi yang anda butuhkan
 
    Taubat dan istighfar
Perhatikanlah manakala Robbmu berfirman dalam Surat An-Nur ayat 31, “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, hai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung.”

Maka hendaknya engkau lakukan taubat dari kemaksiatanmu dengan taubat nasuha. Tinggalkan kemaksiatan yang menyempitkan dadamu dan menyesallah dengan penyesalan yang dalam. Jangan kau ulangi dan kalau perlu tutuplah semua pintu menuju ke sana. Gantilah hari yang kau isi dengan maksiat dengan hari yang penuh ketaatan.

Bukankah Alloh Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu…” (QS. At-Tahrim: 8) 
 
    Meningkatkan Ketakwaan
Kegalauan hati yang kita alami terkadang menyempitkan dada dan menimbulkan masalah yang berlarut-larut. Jika hatimu sedang tertimpa rasa galau, maka obatilah dengan ketaqwaan. Lampiaskan kegalauanmu dengan aktivitas ketaqwaan niscaya Alloh Subhaanahu wa Ta’ala akan memberimu ketenangan dalam galaumu.

Alloh Subhaanahu wa Ta’ala berjanji dalam firman-Nya : “Barang siapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” (QS. Ath-Tholaq: 2) 

Adapun pintu-pintu ketaqwaan sangat banyak. Maka bersegeralah mengobati kegalauanmu dengannya.

Saudaraku yang sedang galau karena dunia yang diusahakannya… Karena perniagaan yang memeras staminanya… Karena cintanya yang mendera jiwa… Ataupun galau karena jodohnya belum jua tiba masanya… Atau karena masalah dunia lainnya… Cobalah anda segera mengobatinya. Inilah terapi bagi yang galau karena dunianya…

    Memperbanyak dzikir kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala
Alloh Subhaanahu wa Ta’ala berfirman : “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ro’du: 28)
 
    Memperbanyak sholat dan senantiasa sabar
Alloh Subhaanahu wa Ta’ala mengingatkan kita untuk menjadikan shalat dan sabar sebagai penolong. Alloh Subhaanahu wa Ta’ala berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah Subhaanahu wa Ta’ala beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqoroh: 153)

Ini pula yang diamalkan Rosulullooh shollalloohu ‘alaihi wa sallam ketika gundah karena musibah. Beliau shollalloohu ‘alaihi wa sallam mengerjakan shalat sunnah mutlak 2 raka’at. 

   Yakin dan optimis bahwa setiap ujian dan kesedihan akan ada kemudahan yang mengiringi. 
Saudaraku, sesungguhnya Alloh Subhaanahu wa Ta’ala menciptakan sesuatu senantiasa ada lawannya. Termasuk kesedihan dan kegalauan, Alloh Subhaanahu wa Ta’ala ciptakan lawannya berupa kesenangan dan kelapangan.

Alloh Subhaanahu wa Ta’ala berfirman :    
Artinya : “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (QS. Al-Insyiroh: 5)

Bahkan Alloh Subhaanahu wa Ta’ala sebutkan sebanyak dua kali bahwa sesungguhnya dibalik kesulitan itu pasti ada kemudahan (tentu dengan tetap sabar & tawakkal). 

Maka optimislah, tetap semangat dalam ikhtiarmu. Yakinlah, setiap masalah pasti ada akhirnya. Inilah janji Allah Subhaanahu wa Ta’ala, bahwa selalu ada dua kemudahan yang mengapit sebuah kesulitan.

Dan sebagai penutup pembahasan ini, perlu ditekankan bahwa terapi-terapi di atas butuh unsur-unsur penguat berupa:
  • Istiqomah dalam ketaatannya
  • Mencintai ilmu dan mengamalkannya.
  • Memilih teman yang shalih
  • Memilih idola dan panutan yang benar 
Untuk semua saudaraku yang dilanda galau. Muhasabah (introspeksi) dan kenali karena apa kegalauanmu. Semoga bukan karena maksiat yang terjadi atasmu.

Lekaslah kau obati dan terapi agar tak berlarut larut menyiksa diri, dan agar galaumu menjadi washilah ridho ilahi

Akhirnya, kami berharap tulisan kami ini bermanfaat bagi diri kami dan kaum muslimin. Walloohu a’lam bisshowaab….

DAHSYATNYA SURAT AL-IKHLAS

Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam pada suatu ketika bersabda: ”Demi Alloh yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya QUL HUWALLOOHU AHAD itu tertulis di sayap malaikat Jibril 'Alaihis Salam, ALLOOHUS SHOMAD itu tertulis disayap malaikat Mikail 'Alaihis Salam, LAMYALID WALAM YUULAD tertulis pada sayap malaikat Izrail 'Alaihis Salam, WALAM YAKULLAHUU KUFUWAN AHAD tertulis pada sayap malaikat Isrofil 'Alaihis Salam”. 

Berkata Ibnu Abbas Rodhiallohu 'Anhu bahwa Rosululloh Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam telah bersabda: Ketika saya (Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam) Isro’ ke langit, saya melihat Arasy di atas 360.000 pilar dan jarak jauh antara satu pilar ke satu pilar yang lain ialah 300.000 tahun perjalanan. Pada tiap-tiap pilar itu terdapat padang pasir yang jumlahnya 12.000 dan luasnya setiap satu padang itu seluas dari timur hingga ke barat. Pada setiap padang itu terdapat 80.000 malaikat yang mana kesemuanya membaca surat Al-Ikhlas. Setelah mereka selesai membaca surah tersebut maka berkata mereka:Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaan kami ini kami berikan kepada orang yang membaca surah Al-Ikhlas baik laki-laki maupun perempuan.”

Catatan :
  • 360.000 Pilar x 300.000 Tahun Perjalanan = 108.000.000.000. Jadi jarak semua pilar sama dengan 108 Milyar tahun perjalanan.
  • 12.000 Padang Pasir x 80.000 Malaikat x 360.000 Pilar = 345.600.000.000.000. Jadi jumlah Malaikat yang terdapat di semua Padang Pasir tersebut sama dengan Tiga Ratus Empat Puluh Lima Trilyun Enam Ratus Milyar Malaikat. WALLOOHU A'LAM.
Riwayat Anas bin Malik Rodhiallohu 'Anhu. juga merekam kisah berkaitan surat Al-Ikhlas. Suatu ketika 70.000 malaikat di utus datang kepada seorang sahabat di Madinah yang meninggal. Kedatangan para malaikat itu hingga meredupkan cahaya matahari. 70.000 malaikat itu di utus hanya karena almarhum sering membaca surat ini. Anas bin Malik Rodhiallohu 'Anhu yang saat itu bersama Nabi Muhammad Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam di Tabuk merasakan cahaya matahari redup tidak seperti biasanya dan malaikat Jibril datang kepada Nabi untuk memberitakan kejadian yang sedang terjadi di Madinah.

Rosululloh Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam bersabda: Barang siapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka tubuhnya tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian Sirothol Mustaqim lalu menuju ke syurga. (HR Qurthuby).

Subhaanallooh.........
Semoga kita bisa mengamalkannya setiap waktu saudaraku...

Sabda Rosululloh Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam; "Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada."

follow: @im_moeslim
Sumber: "
Khazanah"

Minggu, 12 Januari 2014

KATAKAN YANG BENAR WALAUPUN PAHIT

Khalifah Al-Mansur, keturunan Abbasyiyah, pada suatu hari mendengar laporan bahwa ada seseorang yang menerima titipan dan menyimpan harta serta senjata Bani Umayyah, yang merupakan musuh bebuyutan Bani Abbasyiyah. Khalifah mendengar berita itu, dan ia memerintahkan agar harta dan senjata tersebut disita karena dikhawatirkan akan dipergunakan untuk menyerang kembali Bani Abbasyiyah. Kemudian Khalifah memerintahkan pengawalnya untuk menangkap orang tersebut  agar diperiksa dan disidik. Setelah tertangkap, Khalifah bertanya.

“Kami sudah mengetahui segalanya, sebaiknya Anda mengaku saja. Apakah benar Anda telah menerima titipan harta dan senjata dari Bani Umayyah? Sekarang serahkan padaku!”

Orang tua itu menjawab, “Wahai Amirul Mukminin, apakah Tuan ahli warisnya Bani Umayyah sehingga meminta harta itu?”
“Bukan!” jawab Khalifah.

“Dan apakah Tuan menerima wasiat dari Bani Umayyah agar harta Bani Umayyah itu diwariskan kepada Tuan?” tanya orang tua itu.
“Bukan!” jawab Khalifah.

“Kalau demikian, kenapa Khalifah meminta harta Bani Umayyah?” tanya orang tua itu.

Khalifah tidak menyangka kalau orang tua itu begitu tegas. Lalu Khalifah berpikir sejenak, kemudian menjawab, “Bani Umayyah adalah penindas manusia. Mereka senantiasa merampas harta rakyat, karena itu hartanya harus aku sita untuk dimasukkan keperbendaharaan Negara”.

“Agar apa yang Khalifah tuduhkan itu benar, Khalifah harus membuktikan dulu harta Bani Umayyah itu memang benar ada padaku. Dan buktikan juga kalau harta Bani Umayyah itu adalah hasil rampokan rakyat” kata orang tua itu.

Khalifah berpikir bahwa orang tua itu telah berkata benar, dan kemudian Khalifah memanggil menterinya. “Hai Rabi, orang tua ini telah berkata benar, kita harus membebaskannya”.

“Baiklah, Anda bebas sekarang. Sebelum pergi, Anda boleh meminta apa saja yang Anda inginkan” kata Khalifah kepada orang tua itu.

“Aku ingin meminta sesuatu kepada Khalifah, aku ingin bertemu dengan orang yang telah memfitnah dan mencatut namaku dihadapan Khalifah. Demi Alloh, aku tidak pernah menyimpan harta dan senjata Bani Umayyah” kata orang tua tersebut.

Khalifah pun terkejut, bahwa selama ini ia telah menerima laporan palsu. Kemudian Khalifah memerintahkan untuk memanggil orang yang telah memfitnah orang tua tersebut. Lalu Khalifah berkata, “Wahai Pak Tua, aku kagum atas keberanianmu berbicara. Apa yang mendorongmu untuk berani bicara tegas dihadapanku”.

“Ketika Khalifah memanggilku, aku tak takut karena aku tak pernah merasa bersalah dan aku tahu bahwa Khalifah akan tetap berlaku adil terhadap orang yang berani bicara benar dihadapannya. Sebab, Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda: ”Katakanlah kebenaran sekalipun pahit, dan aku hanya takut kepada Alloh jawab orang tua tersebut.

Di saat orang tua itu melihat siapa orang yang telah memfitnah dirinya, maka dia segera tahu bahwa pemfitnah tersebut adalah bekas pembantunya sendiri yang telah di usir karena ketahuan mencuri uang sebesar 500 dinar. Orang tua itu geram. Namun, kegeramannya itu tidak diperlihatkan. Pemfitnah itupun segera meminta maaf kepada Khalifah dan orang tua tersebut serta berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

Khalifah bertanya kepada orang tua, “Apa yang anda inginkan untuk kami lakukan terhadap orang ini?”
Orang tua itu menjawab, “Wahai Khalifah, aku telah merelakan uangku yang dicurinya demi engkau”

Akhirnya, Khalifah pun membebaskan bekas pembantu yang telah mencuri dan memfitnah tersebut. Khalifah pun mengagumi kemurahan hati dan sikap lapang dada Pak Tua tersebut. 

Sumber: Faqih Fadillah dalam Kisah & Hikmah, SKJ 208 Oktober 1998 M

GERAKAN PEMUDA ANTI ROKOK



Dari sebuah studi ditemukan bahwa biaya rawat inap pengidap penyakit akibat merokok mencapai Rp. 2,9 triliun per tahun. Faktanya memang setiap tahun sekitar 200 ribu kematian di Indonesia diakibatkan kebiasaan merokok. Sebanyak 25 ribu korban adalah perokok pasif.  

Momentum Hari Soempah Pemoeda 28 Oktober adalah momentum penting untuk menggelorakan semangat pemuda dalam mensosialisasikan gerakan hidup sehat. Pemuda sebagai harapan bangsa masa depan seharusnya mengemban peran penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa. Pemuda pengemban amanah itu adalah seyogyanya pemuda yang sehat jasmani dan rohaninya, serta terbebas dari jerat perilaku merokok sejak muda.  

Pasca fatwa haram terhadap rokok oleh Majelis Tarjih PP Muhammadiyah pada bulan Februari 2010 lalu, diskusi tentang rokok dan kesehatan masyarakat semakin meluas di media massa. Meski fatwa tersebut ditangarai beberapa pihak beraroma dolar, karena ada upaya intervensi organisasi anti-tembakau dari luar negeri untuk mempengaruhi keluarnya fatwa tersebut, namun dilihat dari aspek kesehatan masyarakat fatwa tersebut patut didukung.   

Pada peringatan Hari Soempah Pemoeda, pada Minggu (11/10/2009) lalu di Gedung Kebangkitan Nasional STOVIA, Jakarta, sejumlah pemuda Indonesia yang tergabung dalam Jaringan Pengendalian Dampak Tembakau pernah mendeklarasikan komitmen untuk melepaskan diri dari bahaya buruk dari kebiasaan merokok sebagai bentuk penjajahan oleh industri rokok. Deklarasi tersebut didukung oleh Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, dan sejumlah organisasi pelajar, kemahasiswaan dan kepemudaan.
 
Sebenarnya deklarasi ini dilatarbelakangi oleh kekecewaan terhadap pemerintahan yang sedikit lambat mencegah dan mengatasi generasi muda Indonesia agar tidak terbenam dalam jerat kapitalisme industri rokok secara individu, dan merusak kesehatan masyarakat Indonesia pada umumnya. Indonesia telah menjadi sampah nikotin dan jajahan industri rokok asing melalui penanaman modal asing produk rokok seperti yang dilakukan BAT dan Philip Morris.  

Bila mengacu pada data Susenas 2006, pengeluaran untuk pembelian rokok adalah 2 kali lipat pengeluaran pengeluaran untuk ikan (6,8 persen), 5 kali lebih besar dari pengeluaran telur dan susu (2,3 persen), dan 17 kali lipat pengeluaran membeli daging (0,7 persen). Bahkan konsumsi rokok semakin hari semakin meningkat, terutama dikalangan pemuda peningkatan tertinggi perokok di Indonesia terjadi pada kelompok remaja umur 15-19 tahun, yaitu dari 7,1, persen pada 1995 menjadi 17,3 persen pada 2004. Berdasarkan prediksi tahun 2008, sebanyak 658 juta batang rokok per hari atau 240 miliar batang per tahun dihisap rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Bila dikapitalisasi diperkirakan sekitar Rp. 330 miliar per hari peredaran uang hanya pada transaksi rokok. Angka Rp. 330 miliar yang dibakar setiap hari oleh para perokok di Indonesia yang tingkat kemiskinannya masih relatif tinggi merupakan angka yang sangat fantastis. 

Penduduk Miskin
 
Di Indonesia, 70 persen dari 60 juta perokok adalah mereka yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah. Fakta ini menunjukkan bahwa penyumbang penghasilan bulanan kepada industri rokok berasal dari sekitar 63 persen laki-laki dari 20 persen penduduk termiskin di Indonesia melalui konsumsi rokoknya. 

Selain itu, sekitar 65,6 juta perempuan dan 43 juta anak-anak di Indonesia yang terpapar asap rokok dan rentan terhadap ancaman penyakit akibat rokok seperti penyakit paru-paru, kanker hati, kanker usus, bronchitis, stroke dan penyakit lainnya.  

Peneliti senior Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Sri Moertiningsih Adioetomo, pernah menyatakan bahwa dari sebuah studi ditemukan bahwa biaya rawat inap pengidap penyakit akibat merokok mencapai Rp 2,9 triliun per tahun. Faktanya memang setiap tahun sekitar 200 ribu kematian di Indonesia diakibatkan kebiasaan merokok. Sebanyak 25 ribu korban adalah perokok pasif. 

Pemerintah tampaknya ambivalen terhadap rokok karena terkait dengan pemasukan negara dengan adanya cukai rokok, iklan rokok/billboard di jalan-jalan utama serta lapangan kerja bagi sebagian orang. Meski fatwa MUI pun menganjurkan untuk meninggalkan rokok, jumlah perokok tidak berkurang signifikan, termasuk di kalangan umat Islam. Candu rokok telah mampu membuat ketergantungan yang sangat tinggi dan sulit untuk ditinggalkan bagi para perokok.
 

Bila dibandingkan dengan Amerika Serikat, pemerintahan Barack Obama relatif lebih peduli terhadap bahaya rokok dan tembakau kepada kesehatan masyarakat. Meskipun industriawan rokok lebih kuat lobinya di AS, namun Obama berani menandatangani UU Pencegahan Merokok dalam Keluarga dan Pengendalian Tembakau pada 22 Juni 2009 silam. UU ini telah memberikan kekuatan baru bagi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (FDA) dan pemerintah federal AS untuk membuat regulasi produksi, promosi dan pemasaran rokok serta produk-produk tembakau lainnya.

Kandungan Albumin
 
Sebuah hasil penelitian yang dilakukan terhadap 8.000 orang yang telah dipublikasikan dalam jurnal Annal of Internal Medicine menyimpulkan bahwa merokok dapat dikaitkan dengan tingkat albumin yang lebih tinggi dan fungsi ginjal yang abnormal. Albumin merupakan suatu protein yang menunjukkan fungsi ginjal yang buruk.

Perokok ringan maupun perokok berat akan lebih mungkin memiliki kandungan albumin dalam air seninya dibandingkan mereka yang tidak merokok. Sedang mereka yang merokok relatif sedikit kurang dari satu bungkus rokok per hari mempunyai kemungkinan dua kali lebih besar untuk memiliki kandungan protein albumin dalam air seninya dibandingkan mereka yang tidak merokok. Bagi perokok berat akan mempunyai peluang lebih dari dua kali lebih besar untuk memiliki masalah tersebut.
 

Publikasi ilmiah lainnya dilakukan Dr. Monique Breteler dan rekannya dari Erasmus Medical Center di Rotterdam, Belanda didalam jurnal Neurology. Dalam penelitiaannya terhadap 7.000 orang yang berusia 55 tahun dan lebih selama rata-rata tujuh tahun, selama rentang waktu penelitian, 705 diantara orang-orang yang menjadi sasaran penelitian terserang sakit jiwa (dementia). Perokok yang berusia diatas 55 tahun menghadapi kemungkinan 50 persen untuk terserang sakit jiwa dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. 

Pada tahun 1964, sebuah laporan penting tentang dampak negatif rokok terhadap kesehatan dikeluarkan oleh The Surgeon General's Advisory Committee on Smoking and Health di Amerika Serikat. Di Inggris telah pula mengeluarkan laporan penelitian penting yang mengungkapkan bahwa merokok menyebabkan penyakit kanker paru-paru, bronchitis dan berbagai penyakit lainnya, dipublikasikan oleh The Royal College of Physician of London. Hingga tahun 1985, sudah sekitar 30 ribu paper ilmiah yang mempublikasikan rokok dan kesehatan. Nah, bukti-bukti ilmiah ini semakin memperjelas bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan.  

Maka tak salah bila momentum Hari Soempah Pemoeda sejak tahun 2009, 2010, 2011, dan seterusnya harus terus menggelorakan semangat Pemuda Anti-Rokok. Momentum Hari Sumpah Pemuda dapat pula menjadi tonggak baru bagi pemuda sebagai masa depan bangsa untuk melepaskan diri dari bahaya rokok. Saatnya para Pemuda Indonesia mengucapkan Soempah Pemoeda Anti-Rokok dan katakan tidak pada rokok.***

Oleh: Fatimah Afrianty Gobel
Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat FKM UMI Makassar

Sumber: Tribun Timur

13 KERUGIAN LAIN AKIBAT MEROKOK



BANGKAPOS.COM - Seperti yang sering kita dengar kalau merokok dapat menurunkan kualitas kerja jantung dan paru-paru. Selain itu, juga meningkatkan risiko gairah seksual, menapouse dini, masalah reproduksi, kanker, dan penyakit serius lainnya. Namun sadarkah Anda kalau merokok juga dapat menimbulkan masalah lain yang kelihatannya sederhana dalam tubuh kita? Misalnya saja, Anda akan terlihat lebih tua dengan merokok. Berikut ini 13 kerugian lain yang sering diabaikan para perokok aktif dari kebiasaannya merokok:

Terlihat Lebih Tua
Jika Anda ingin terlihat lebih tua, merokoklah. Nikotin dan asap rokok juara membuat perubahan pada kulit, gigi, dan rambut Anda. Aktivitas ini juga memengaruhi segala sesuatu mengenai kesuburan Anda yang berhubungan dengan kekuatan jantung, paru-paru, dan tulang.

Kulit Pucat
Merokok merampas oksigen dan nutrisi dari kulit Anda. Itulah yang menyebabkan mengapa perokok terlihat pucat. "Pada perokok muda, kita biasanya melihat banyak warna kulit yang tidak merata," kata Dermatolog Jonette Keri, MD, dari University of Miami Miller School of Medicine  .

Kulit Kendur
Ada lebih dari 4.000 bahan kimia dalam asap tembakau dan banyak dari mereka memicu perusakan kolagen dan elastin. Kedua hal ini adalah serat yang memberikan kulit Anda kekuatan dan elastisitas.
Merokok atau bahkan berada di sekitar asap rokok dapat, "menurunkan blok bangunan kulit," kata Keri. Konsekuensinya, termasuk kulit kendur dan keriput.

Bercak Kulit
Seiring bertambahnya usia, biasanya di kulit, umumnya wajah dan lengan, mulai keluar bintik-bintik atau bercak berwarna gelap. Selain bisa disebabkan oleh paparan sinar matahari, penelitian menunjukkan perokok lebih rentan memiliki bercak itu.
 
Lengan dan Payudara  Melorot
Merokok tidak hanya merusak penampilan wajah, tapi juga sosok Anda. Seperti, kulit kehilangan elastisitasnya. Ini termasuk pada bagian lengan dalam dan payudara. Para peneliti telah mengidentifikasi bahwa merokoklah yang menyebabkan hal itu.
 
Garis  di  Sekitar Bibir  
Ketika Anda mengisap rokok, mulut pasti akan berkerut secara dinamis. Jika dilakukan terus-menerus, bagian di sekitar bibir akan kehilangan elastisitas. Inilah yang dapat menyebabkan garis-garis dalam di sekitar bibir.

Gigi  dan Gusi Rusak
Gigi kuning adalah salah satu efek yang paling terkenal dari merokok jangka panjang, tetapi kerusakan gigi tidak berhenti di situ. Orang yang merokok cenderung mengembangkan penyakit gusi, bau mulut persisten, dan masalah kesehatan mulut lainnya. Perokok juga dua kali lebih mungkin kehilangan gigi mereka.
 
Kulit Jari Menguning
Mungkin Anda akan merasa seksi ketika rokok bertengger di antara jari-jari Anda? Perhatikan dengan seksama, para perokok aktif biasanya memiliki noda kuning pada ujung jari dan kukunya. Kabar baiknya, noda ini cenderung memudar seiring Anda berhenti merokok.

Rambut Rontok
Baik pria maupun wanita rambutnya cenderung menipis seiring bertambahnya usia. Namun yang perlu Anda tahu, merokok dapat mempercepat proses ini. Beberapa penelitian menunjukkan, orang yang merokok lebih mungkin mengalami kebotakan. Para peneliti di Taiwan bahkan telah mengidentifikasi merokok sebagai faktor risiko yang jelas untuk pola kebotakan pola pria di Asia.
 
Katarak
Mata sangat rentan terhadap jangkauan tembakau. Jika terlalu sering terpapar asap rokok, mata lebih mungkin katarak, yaitu daerah berawan pada lensa mata yang membuat cahaya dari mencapai retina.

Psorias
Psoriasis adalah suatu kondisi kronis pada kulit yang ditandai dengan penebalan dan bercak bersisik. Biasanya sering terjadi di lutut, siku, kulit kepala, tangan, kaki, atau punggung. Bercak bisa berwarna putih, merah, atau perak. Studi terbaru menunjukkan, perokok memiliki risiko lebih besar terkena psoriasis.
 
Mata  Keriput
Panas dari pembakaran rokok dapat menyipitkan mata untuk menjaga asap masuk ke dalam mata. Sementara itu, bahan kimia dari inhalasi tembakau menyebabkan kerusakan internal ke struktur kulit dan pembuluh darah di sekitar mata Anda.

Tulang Rapuh
Merokok meningkatkan risiko mengembangkan lemah tulang atau osteoporosis. Kondisi ini meningkatkan risiko untuk patah tulang termasuk tulang belakang, menyebabkan tulang mengurva dan kifosis (bungkuk). 

Editor   : fitriadi
Sumber : Tribunnews