Tampilkan postingan dengan label KIAT SUKSES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KIAT SUKSES. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Juli 2014

BEBERAPA PERTANYAAN YANG BERSIFAT UMUM DALAM WAWANCARA KERJA


Pada umumnya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dalam wawancara kerja sangat tergantung pada teknik apa yang digunakan oleh si pewawancara. Jika menggunakan teknik wawancara kerja tradisional maka pertanyaan-pertanyaan yang seringkali diajukan adalah sebagai berikut: 
 
  1. Jelaskan pada saya bagaimana anda menggambarkan diri anda? Apa kelebihan dan kekurangan anda?
  2. Apa saja prestasi yang pernah anda raih pada pekerjaan yang terdahulu / ketika sekolah?
  3. Mengapa anda berhenti dari perusahaan yang lalu?
  4. Apa tugas-tugas anda pada pekerjaan yang lalu?
  5. Darimana anda mengetahui perusahaan ini?
  6. Mengapa anda tertarik untuk bekerja di perusahaan ini?
  7. Jika anda diterima bekerja untuk jabatan ini, apa yang akan anda lakukan?
  8. Apa itu professionalisme menurut anda?
  9. Apa itu teamwork menurut anda?
  10. Apa hoby anda?

Dalam wawancara yang menggunakan teknik wawancara kerja behavioral, maka pertanyaan-pertanyaan di atas seringkali ditambahkan dengan pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: 
1. Ceritakan pada saya kapan anda mengalami suatu situasi yang sangat tidak menyenangkan dan bagaimana anda berhasil keluar dari situasi tersebut.
2.Ceritakan pada saya/kami bagaimana anda meyakinkan klien anda ketika anda melakukan presentasi.
3.Coba anda ceritakan bagaimana anda mengatasi situasi dimana anda harus melakukan banyak tugas dan anda harus membuat prioritas tugas mana yang harus didahulukan.
4.Bisakah anda ceritakan keputusan apa yang paling sulit anda buat dalam setahun terakhir ini? Mengapa demikian?
5.Bagaimana cara anda menyelesaikan konflik? Bisa beri contoh?
6.Bisakah anda ceritakan suatu kejadian dimana anda mencoba untuk menyelesaikan suatu tugas dan ternyata gagal?

Minggu, 13 Juli 2014

KEBIASAAN-KEBIASAAN SEORANG PEMENANG



Oleh : Rahmat

Jika Anda ingin menang dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb, maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang pula. 

Bagaimana kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang ?
Mereka berani. Sama halnya dengan semua manusia, mereka merasakan ketakutan, tetapi mereka sudah menguasai rasa takut dan bisa mengatasinya. Sebenarnya mereka melihat bahwa ada hal-hal yang menakutkan didunia ini, terutama ketidakpastian dan resiko. Tetapi mereka melihat sebagian besar di dunia ini begitu banyak peluang dan tantangan.

Mereka padai bervisualisasi. Mereka mempunyai kemampuan untuk membayangkan masa depan, bahkan sampai detail. Mereka mempunyai kepercayaan diri yang tinggi dan merasa lebih berharga dari pada yang nampak. Bagi mereka hidup penuh dengan gairah dan petualangan. 

Mereka lebih cerdas, logis, dan rasional. Jika mereka mempunyai mimpi, mereka tahu rahasianya agar mimpi mereka terwujud. Bagi mereka, mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok. Mereka tahu bahwa proyek besar tidak bisa diselesaikan sekaligus, tetapi harus dibagi-bagi kebagian yang kecil dan dapat dikendalikan. 

Mereka bisa kembali kepada keadaan masa kini dari suatu mimpi mereka dan membuat daftar langkah logis yang diperlukan untuk menjadikan mimpinya menjadi kenyataan. 

Setelah menuliskan langkah-langkah yang diperlukan, mereka mengetahui langkah berikutnya, yaitu tindakan. Mereka tahu bahwa petualangan bisa panjang dan keras. Bagaimanapun mimpi yang bernilai tinggi otomatis memerlukan pengorbanan yang tinggi pula dan kerja yang terfokus. 

Disiplin. Saat melihat daftar yang harus dilakukan begitu panjang, dan orang-orang bahkan mengolok mereka, mereka tetap pada jalan yang telah direncanakan, pantang mundur.

Membidik
Salah satu kebiasaan seorang pemenang adalah membidik. Bukan berarti suka menembak atau memanah, membidik di sini diaplikasikan untuk berbicara dan memulai suatu bisnis. Arti dari membidik ialah menembak ke satu sasaran dengan cermat. Untuk mengilustrasikan bagaimana cara membidik, akan saya jelaskan apa yang dilakukan pembidik atau penembak jitu. 

Sasaran yang jelas
Hal pertama yang dipertimbangkan ialah apa atau siapa sasarannya. Seorang pembunuh bayaran akan mempelajari terlebih dahulu tentang sasarannya. Kebiasaannya sehari-hari, teman yang dihubungi sampai jadwal kehidupan si sasaran. Begitu juga jika kita akan menembak apapun kita harus bisa melihat dengan jelas sasaran kita, jika tidak, ada kemungkinan akan meleset. Semakin jelas sasarannya akan semakin akurat bidikannya. Aplikasinya ialah dalam memilih bisnis harus tepat. Dengan memilih bisnis yang tepat bisa mengurangi resiko dan mendapatkan keuntungan yang besar. Kita harus tahu seluk beluk bisnis. Pelajarilah secara mendalam sebelum memulai berbisnis. Begitu juga dalam berbicara kita harus tahu, dengan siapa kita bicara agar apa yang kita katakan sesuai dengan pendengar. 

Waktu yang tepat
Terutama jika sasarannya benda yang bergerak. Jika salah waktu, maka bidikan akan meleset. Aplikasi pada bisnis ialah kita perlu mempertimbangkan waktu yang pas untuk memulai suatu bisnis atau waktu untuk memulai pemasaran. Seorang pemenang tahu kapan kita harus bicara dan kapan harus diam. Pemenang akan lebih sedikit berbicara, dia lebih banyak mendengar sehingga dia bisa mengeluarkan kata-katanya pada waktu yang tepat. 

Posisi yang pas
Pemilihan posisi juga diperhatikan oleh penembak jitu. Dia akan memilih tempat yang strategis, tidak terhalang tetapi dirinya tersembunyi. Begitu juga jika anda misalnya memilih bisnis / investasi real estate, lokasi yang strategis cukup menentukan minat konsumen & kesuksesan pemasarannya

Antisipasi tindakan selanjutnya
Apa yang akan dilakukan setelah menembak, jika tembakan tepat sasaran? Juga apa yang harus dilakukan jika tembakan meleset? Selalu ada rencana selanjutnya, tidak mandeg. Kalaupun tidak berhasil seorang pemenang selalu memiliki rencana kedua (Plan B atau Second Plan). Begitu juga dalam berbicara, kita harus memiliki persiapan yang matang, antisipasi apa yang akan kita katakan selanjutnya. Lebih terencana pembicaraan kita, maka akan lebih membawa hasil. 

Cerdik Melihat Peluang
Pemenang selalu melihat peluang dimana orang lain tidak melihatnya. Jika Anda membaca biografi para pemenang, Anda akan menemukan bahwa mereka melihat peluang dalam bentuk tantangan, sementara orang lain manganggap sebuah penghalang. 

Mencintai apa yang dia kerjakan
Para pemenang menyukai apa yang mereka lakukan dan secara otomatis uang menghampirinya. Orang yang mencapai kebebasan finansial ialah orang yang mencintai karirnya. Ini terbukti dari survey yang dilakukan oleh Dr. Stanley terhadap para milyuner dalam bukunya Millionaire Mind. 

Responsibilitas
Para pemenang mangambil tanggung jawab terhadap hidupnya. Mereka tidak pernah menyalahkan orang lain atau pun lingkungan. Mereka tidak suka mencari-cari alasan terhadap kegagalan mereka. Tidak ada hubungan antara lingkungan dengan sukses, kenapa? Karena dalam suatu lingkungan bagaimana pun selalu ada orang yang sukses dan orang yang berhasil. Keberhasilan bukan disebabkan oleh lingkungan tetapi oleh apa yang Anda lakukan dan bagaimana Anda menyikapi lingkungan Anda. 

Menolong Orang
Para pemenang adalah orang yang mengetahui bahwa cara terbaik untuk memastikan kesuksesannya ialah dengan cara menolong orang lain menjadi sukses. 

Silaturrahmi
Para pemenang tahu bahwa silaturrahmi akan mendekatkan kepada rezeki. Dengan silaturahmi akan mudah mencari bantuan atau nasihat. Dengan silaturahmi akan mudah mendapatkan peluang. Dengan silaturahmi akan mendapatkan jaringan yang akan membawa kepada keberhasilan. Selain itu, silaturahmi ialah ibadah yang diperintahkan agama.

KUNCI SUKSES JANGKA PANJANG



Oleh : Rahmat

Dr. Edward Banfield, seorang ahli sosiologi dari Universitas Harvard menulis buku yang berjudul The Unheavenly City. Dia menggambarkan satu faktor penting seseorang dalam meraih kesuksesan. Dia menemukan bahwa faktor utama yang menyebabkan sesorang sukses adalah sikap tertentu yang ada dalam pikiran orang tersebut. 

Sikap itu adalah perspektif jangka panjang. Sikap ini berarti bahwa seseorang yang sukses dalam berencana dan bertindak selalu memiliki perspektif jangka panjang. Setiap keputusan yang dibuat selalu memperhatikan akibatnya bagi masa depan dalam jangka panjang. Tidak ada istilah bagi mereka yang berbunyi "nanti saja", mereka lebih berpikir: "Nanti bagaimana?" 

Berpikir jauh ke depan bukan berarti mengkhawatirkan masa depan. Tetapi lebih kepada mempersiapkan masa depan. Segala keputusan, rencana, dan tindakan akan dipertimbangkan bagaimana dampaknya di masa depan. Apakah keputusan saya saat ini akan membawa dampak positif bagi masa depan saya? Apakah rencana saya mendukung visi saya? Apakah tindakan saya akan mempengaruhi masa depan saya? 

‘’Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Alloh dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.’’ (QS. Al Hasyr [59]:18) 

Satu-satunya cara untuk membentuk perspektif jangka panjang ini ialah dengan merumuskan visi Anda saat ini. Jangan abaikan dengan langkah sukses ini. Jangan takut untuk gagal. Jika visi Anda mulia atau sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam, insyaa Alloh proses Anda dalam meraih visi tersebut akan mendapatkan pahala.

KEBIASAAN : RAHASIA SUKSES


Oleh : Rahmat
 
Pada beberapa edisi yang lalu saya telah menjelaskan bahwa waktu yang terbaik untuk berubah, waktu terbaik untuk beraksi meraih sukses adalah sekarang. Bukan besok apa lagi minggu depan. Jika anda mempunyai tujuan-tujuan yang belum tercapai, pilih prioritas kemudian mulailah bertindak sekarang juga. Salah satu cara mencapai tujuan Anda ialah dengan membiasakan pekerjaan yang akan membawa Anda kepada tujuan Anda. 

Kebiasaan, yah kebiasaan adalah salah satu kunci sukses jika Anda bisa memanfaatkannya. Bukan hanya Anda bisa karena biasa, tetapi Anda sukses karena biasa. Jika Anda bercita-cita untuk tidak merokok, mulailah membiasakan diri untuk tidak merokok, maka Anda akan berhenti merokok. Percayalah, Anda bisa, kebanyakan orang tidak mau membiasakan bukan tidak bisa. Bagaimana caranya? 

MENCIPTAKAN KEBIASAAN

Kita semua menciptakan kebiasaan. Selalu ada yang pertama. Banyak hal yang Anda kerjakan hari ini telah Anda lakukan sebelumnya dan akan dilakukan pada masa mendatang. Sangat penting untuk bisa mengontrol kebiasaan Anda, jangan sampai kebiasaan yang mengontrol Anda. Anda pun bisa menciptakan kebiasaan positif. Caranya disebut dengan pembiasaan. 

Langkah pertama ialah dimulai dengan keputusan. Anda harus memutuskan bahwa Anda akan membiasakan suatu kebiasaan baru. Kebiasaan baru menggantikan kebiasaan lama yang negatif, misalnya merokok (setidak menurut saya dan para dokter, bahwa merokok adalah kebiasaan negatif). 

Langkah kedua bersabar. Memang tidak mudah menciptakan kebiasaan baru. Dua cara mendapatkan kemudahan ialah dengan bersabar memaluinya dan bertakwa. Sedikit dipaksakan tidak masalah sambil menjaga motivasi Anda. 

Hukuman, kadang bisa membantu. Buatlah komitmen untuk menghukum diri sendiri jika Anda melanggar keputusan yang telah di buat. Ada beberapa para ahli motivasi yang mengajarkan hukuman tersebut. Begitu juga dengan para sahabat Rasulullah SAW, banyak yang menghukum diri sendiri jika melanggar komitmennya. Tentu saja tidak boleh menggunakan hukuman yang diharamkan atau menyakiti, menurut Dr. Nashihah Ulwan, hukuman yang diterapkan hendaklah yang mubah. Jika melihat para sahabat, selain melakukan yang mubah ada juga dengan yang sunnah. 

Cara lain untuk membantu kesabaran Anda ialah dengan mencari alternatif yang bisa mengganti kebiasaan lama Anda. Apa yang inginkan dari merokok? Jika Anda berkata bahwa merokok adalah mehilangkan stress, maka carilah cara lain yang lebih positif untuk menghindari stress. Masih banyak cara untuk menghilangkan stress. Cara terbaik adalah dengan dzikir. Bisa juga dengan rekreasi, menikmati pemandangan alam. Bisa juga dengan becanda ria dengan anak Anda, atau bermesraan dengan pasangan Anda (istri/suami Anda). 

Contoh nyata ialah kakak saya sendiri (saya sendiri semenjak kecil tidak merokok), beliau bisa berhenti total dari merokok. Salah satu cara mengganti kebiasaan merokok dengan permen pelega tenggorokan. Ingat banyak cara. 

RAHASIA SUKSES

Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan. 

Kebiasaan tidak merokok adalah salah satu cara meraih sukses dari segi kesehatan Anda. Menciptakan kebiasaan juga bisa diterapkan kepada tujuan Anda yang lain, apa pun itu. Bahkan jika Anda ingin sukses di akhirat, Anda bisa menciptakan kebiasaan ibadah dengan ikhlas dan sebagainya.

Kamis, 15 Mei 2014

JIKA ORANG LAIN BISA, SAYA PUN BISA

Apa yang membedakan Anda dengan orang lain yang sukses? Jawabannya karena Anda tidak mengerjakan apa yang orang sukses kerjakan. Peluang sukses adalah terbuka untuk semua orang, tidak peduli pendidikan, lingkungan, status, uang, dan sebagainya, semua orang bisa sukses jika melakukan hal-hal penyebab kesuksesan. Tentu saja dengan kekecualian, jika Alloh tidak mengijinkan Anda untuk sukses maka Anda tidak akan sukses. 


Untuk mencari penyebab kesuksesan ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Pertama Anda bisa mencontoh orang lain yang telah sukses. Contoh semua tindakannya, pemikirannya, termasuk sikap mentalnya. Orang sukses ada disekitar Anda, tindakan yang diperlukan hanyalah mencarinya kemudian bertanya. Setelah mendapatkan jawaban Anda tinggal menyesuaikan dengan tujuan yang ingin Anda capai. 

Selain bertanya kepada orangnya langsung Anda juga bisa membaca bukunya. Ada beberapa macam buku ditulis, ada buku yang ditulis mengenai biografi seseorang yang telah sukses. Dari buku tersebut Anda bisa belajar banyak dari kehidupan orang sukses. Apa yang dia lakukan dan bagaimana sikap orang tersebut? Jenis buku kedua ialah buku yang ditulis berdasarkan riset atau pengamatan terhadap orang-orang yang sudah sukses. Kelebihan jenis buku kedua ialah lebih mudah memahamai karena si peneliti telah merangkumkan buat Anda. Selain itu sumber yang dia teliti sering lebih dari satu orang, sehingga faktor sukses yang dipaparkan dalam buku tersebut lebih lengkap. 

Hal yang menyedihkan ialah justru minat baca di Indonesia masih sedikit. Kita perlu meningkatkan minat baca kita, keluarga kita dan orang-orang disekitar kita. Kabar baiknya di Indonesia harga buku cukup murah (meskipun ada yang mengatakan mahal, mungkin jika dibanding dengan penghasilan). Sebagai perbandingan, saya membeli buku terbitan USA, harganya sekitar US$ 20, sementara buku setebal tersebut di Indonesia harganya sekitar 30-40 ribu rupiah. 

Kadang apa yang dibaca dari orang lain tidak akan cocok dengan kita. Tentu saja karena berbagai kondisi yang berbeda antara orang yang Anda pelajari dengan kondisi Anda. Atau apa yang Anda lakukan ialah benar-benar baru, belum ada orang yang melakukannya. Untuk ini, yang diperlukan adalah keberanian mencoba-coba. Thomas Alfa Edison sampai ribuan kali mencoba membuat bohlam lampu, begitu juga Henry Ford berkali-kali membuat mesin mobil, dan orang yang telah terbukti sukses merintis sesuatu yang baru, pada awalnya melakukan berbagai percobaan atau usaha. Jika orang lain bisa dengan tekun, sabar, berani mengambil resiko, dan pantang menyerah, maka Anda pun bisa.

Oleh Rahmat