Minggu, 12 Januari 2014

GERAKAN PEMUDA ANTI ROKOK



Dari sebuah studi ditemukan bahwa biaya rawat inap pengidap penyakit akibat merokok mencapai Rp. 2,9 triliun per tahun. Faktanya memang setiap tahun sekitar 200 ribu kematian di Indonesia diakibatkan kebiasaan merokok. Sebanyak 25 ribu korban adalah perokok pasif.  

Momentum Hari Soempah Pemoeda 28 Oktober adalah momentum penting untuk menggelorakan semangat pemuda dalam mensosialisasikan gerakan hidup sehat. Pemuda sebagai harapan bangsa masa depan seharusnya mengemban peran penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa. Pemuda pengemban amanah itu adalah seyogyanya pemuda yang sehat jasmani dan rohaninya, serta terbebas dari jerat perilaku merokok sejak muda.  

Pasca fatwa haram terhadap rokok oleh Majelis Tarjih PP Muhammadiyah pada bulan Februari 2010 lalu, diskusi tentang rokok dan kesehatan masyarakat semakin meluas di media massa. Meski fatwa tersebut ditangarai beberapa pihak beraroma dolar, karena ada upaya intervensi organisasi anti-tembakau dari luar negeri untuk mempengaruhi keluarnya fatwa tersebut, namun dilihat dari aspek kesehatan masyarakat fatwa tersebut patut didukung.   

Pada peringatan Hari Soempah Pemoeda, pada Minggu (11/10/2009) lalu di Gedung Kebangkitan Nasional STOVIA, Jakarta, sejumlah pemuda Indonesia yang tergabung dalam Jaringan Pengendalian Dampak Tembakau pernah mendeklarasikan komitmen untuk melepaskan diri dari bahaya buruk dari kebiasaan merokok sebagai bentuk penjajahan oleh industri rokok. Deklarasi tersebut didukung oleh Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, dan sejumlah organisasi pelajar, kemahasiswaan dan kepemudaan.
 
Sebenarnya deklarasi ini dilatarbelakangi oleh kekecewaan terhadap pemerintahan yang sedikit lambat mencegah dan mengatasi generasi muda Indonesia agar tidak terbenam dalam jerat kapitalisme industri rokok secara individu, dan merusak kesehatan masyarakat Indonesia pada umumnya. Indonesia telah menjadi sampah nikotin dan jajahan industri rokok asing melalui penanaman modal asing produk rokok seperti yang dilakukan BAT dan Philip Morris.  

Bila mengacu pada data Susenas 2006, pengeluaran untuk pembelian rokok adalah 2 kali lipat pengeluaran pengeluaran untuk ikan (6,8 persen), 5 kali lebih besar dari pengeluaran telur dan susu (2,3 persen), dan 17 kali lipat pengeluaran membeli daging (0,7 persen). Bahkan konsumsi rokok semakin hari semakin meningkat, terutama dikalangan pemuda peningkatan tertinggi perokok di Indonesia terjadi pada kelompok remaja umur 15-19 tahun, yaitu dari 7,1, persen pada 1995 menjadi 17,3 persen pada 2004. Berdasarkan prediksi tahun 2008, sebanyak 658 juta batang rokok per hari atau 240 miliar batang per tahun dihisap rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Bila dikapitalisasi diperkirakan sekitar Rp. 330 miliar per hari peredaran uang hanya pada transaksi rokok. Angka Rp. 330 miliar yang dibakar setiap hari oleh para perokok di Indonesia yang tingkat kemiskinannya masih relatif tinggi merupakan angka yang sangat fantastis. 

Penduduk Miskin
 
Di Indonesia, 70 persen dari 60 juta perokok adalah mereka yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah. Fakta ini menunjukkan bahwa penyumbang penghasilan bulanan kepada industri rokok berasal dari sekitar 63 persen laki-laki dari 20 persen penduduk termiskin di Indonesia melalui konsumsi rokoknya. 

Selain itu, sekitar 65,6 juta perempuan dan 43 juta anak-anak di Indonesia yang terpapar asap rokok dan rentan terhadap ancaman penyakit akibat rokok seperti penyakit paru-paru, kanker hati, kanker usus, bronchitis, stroke dan penyakit lainnya.  

Peneliti senior Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Sri Moertiningsih Adioetomo, pernah menyatakan bahwa dari sebuah studi ditemukan bahwa biaya rawat inap pengidap penyakit akibat merokok mencapai Rp 2,9 triliun per tahun. Faktanya memang setiap tahun sekitar 200 ribu kematian di Indonesia diakibatkan kebiasaan merokok. Sebanyak 25 ribu korban adalah perokok pasif. 

Pemerintah tampaknya ambivalen terhadap rokok karena terkait dengan pemasukan negara dengan adanya cukai rokok, iklan rokok/billboard di jalan-jalan utama serta lapangan kerja bagi sebagian orang. Meski fatwa MUI pun menganjurkan untuk meninggalkan rokok, jumlah perokok tidak berkurang signifikan, termasuk di kalangan umat Islam. Candu rokok telah mampu membuat ketergantungan yang sangat tinggi dan sulit untuk ditinggalkan bagi para perokok.
 

Bila dibandingkan dengan Amerika Serikat, pemerintahan Barack Obama relatif lebih peduli terhadap bahaya rokok dan tembakau kepada kesehatan masyarakat. Meskipun industriawan rokok lebih kuat lobinya di AS, namun Obama berani menandatangani UU Pencegahan Merokok dalam Keluarga dan Pengendalian Tembakau pada 22 Juni 2009 silam. UU ini telah memberikan kekuatan baru bagi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (FDA) dan pemerintah federal AS untuk membuat regulasi produksi, promosi dan pemasaran rokok serta produk-produk tembakau lainnya.

Kandungan Albumin
 
Sebuah hasil penelitian yang dilakukan terhadap 8.000 orang yang telah dipublikasikan dalam jurnal Annal of Internal Medicine menyimpulkan bahwa merokok dapat dikaitkan dengan tingkat albumin yang lebih tinggi dan fungsi ginjal yang abnormal. Albumin merupakan suatu protein yang menunjukkan fungsi ginjal yang buruk.

Perokok ringan maupun perokok berat akan lebih mungkin memiliki kandungan albumin dalam air seninya dibandingkan mereka yang tidak merokok. Sedang mereka yang merokok relatif sedikit kurang dari satu bungkus rokok per hari mempunyai kemungkinan dua kali lebih besar untuk memiliki kandungan protein albumin dalam air seninya dibandingkan mereka yang tidak merokok. Bagi perokok berat akan mempunyai peluang lebih dari dua kali lebih besar untuk memiliki masalah tersebut.
 

Publikasi ilmiah lainnya dilakukan Dr. Monique Breteler dan rekannya dari Erasmus Medical Center di Rotterdam, Belanda didalam jurnal Neurology. Dalam penelitiaannya terhadap 7.000 orang yang berusia 55 tahun dan lebih selama rata-rata tujuh tahun, selama rentang waktu penelitian, 705 diantara orang-orang yang menjadi sasaran penelitian terserang sakit jiwa (dementia). Perokok yang berusia diatas 55 tahun menghadapi kemungkinan 50 persen untuk terserang sakit jiwa dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. 

Pada tahun 1964, sebuah laporan penting tentang dampak negatif rokok terhadap kesehatan dikeluarkan oleh The Surgeon General's Advisory Committee on Smoking and Health di Amerika Serikat. Di Inggris telah pula mengeluarkan laporan penelitian penting yang mengungkapkan bahwa merokok menyebabkan penyakit kanker paru-paru, bronchitis dan berbagai penyakit lainnya, dipublikasikan oleh The Royal College of Physician of London. Hingga tahun 1985, sudah sekitar 30 ribu paper ilmiah yang mempublikasikan rokok dan kesehatan. Nah, bukti-bukti ilmiah ini semakin memperjelas bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan.  

Maka tak salah bila momentum Hari Soempah Pemoeda sejak tahun 2009, 2010, 2011, dan seterusnya harus terus menggelorakan semangat Pemuda Anti-Rokok. Momentum Hari Sumpah Pemuda dapat pula menjadi tonggak baru bagi pemuda sebagai masa depan bangsa untuk melepaskan diri dari bahaya rokok. Saatnya para Pemuda Indonesia mengucapkan Soempah Pemoeda Anti-Rokok dan katakan tidak pada rokok.***

Oleh: Fatimah Afrianty Gobel
Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat FKM UMI Makassar

Sumber: Tribun Timur

13 KERUGIAN LAIN AKIBAT MEROKOK



BANGKAPOS.COM - Seperti yang sering kita dengar kalau merokok dapat menurunkan kualitas kerja jantung dan paru-paru. Selain itu, juga meningkatkan risiko gairah seksual, menapouse dini, masalah reproduksi, kanker, dan penyakit serius lainnya. Namun sadarkah Anda kalau merokok juga dapat menimbulkan masalah lain yang kelihatannya sederhana dalam tubuh kita? Misalnya saja, Anda akan terlihat lebih tua dengan merokok. Berikut ini 13 kerugian lain yang sering diabaikan para perokok aktif dari kebiasaannya merokok:

Terlihat Lebih Tua
Jika Anda ingin terlihat lebih tua, merokoklah. Nikotin dan asap rokok juara membuat perubahan pada kulit, gigi, dan rambut Anda. Aktivitas ini juga memengaruhi segala sesuatu mengenai kesuburan Anda yang berhubungan dengan kekuatan jantung, paru-paru, dan tulang.

Kulit Pucat
Merokok merampas oksigen dan nutrisi dari kulit Anda. Itulah yang menyebabkan mengapa perokok terlihat pucat. "Pada perokok muda, kita biasanya melihat banyak warna kulit yang tidak merata," kata Dermatolog Jonette Keri, MD, dari University of Miami Miller School of Medicine  .

Kulit Kendur
Ada lebih dari 4.000 bahan kimia dalam asap tembakau dan banyak dari mereka memicu perusakan kolagen dan elastin. Kedua hal ini adalah serat yang memberikan kulit Anda kekuatan dan elastisitas.
Merokok atau bahkan berada di sekitar asap rokok dapat, "menurunkan blok bangunan kulit," kata Keri. Konsekuensinya, termasuk kulit kendur dan keriput.

Bercak Kulit
Seiring bertambahnya usia, biasanya di kulit, umumnya wajah dan lengan, mulai keluar bintik-bintik atau bercak berwarna gelap. Selain bisa disebabkan oleh paparan sinar matahari, penelitian menunjukkan perokok lebih rentan memiliki bercak itu.
 
Lengan dan Payudara  Melorot
Merokok tidak hanya merusak penampilan wajah, tapi juga sosok Anda. Seperti, kulit kehilangan elastisitasnya. Ini termasuk pada bagian lengan dalam dan payudara. Para peneliti telah mengidentifikasi bahwa merokoklah yang menyebabkan hal itu.
 
Garis  di  Sekitar Bibir  
Ketika Anda mengisap rokok, mulut pasti akan berkerut secara dinamis. Jika dilakukan terus-menerus, bagian di sekitar bibir akan kehilangan elastisitas. Inilah yang dapat menyebabkan garis-garis dalam di sekitar bibir.

Gigi  dan Gusi Rusak
Gigi kuning adalah salah satu efek yang paling terkenal dari merokok jangka panjang, tetapi kerusakan gigi tidak berhenti di situ. Orang yang merokok cenderung mengembangkan penyakit gusi, bau mulut persisten, dan masalah kesehatan mulut lainnya. Perokok juga dua kali lebih mungkin kehilangan gigi mereka.
 
Kulit Jari Menguning
Mungkin Anda akan merasa seksi ketika rokok bertengger di antara jari-jari Anda? Perhatikan dengan seksama, para perokok aktif biasanya memiliki noda kuning pada ujung jari dan kukunya. Kabar baiknya, noda ini cenderung memudar seiring Anda berhenti merokok.

Rambut Rontok
Baik pria maupun wanita rambutnya cenderung menipis seiring bertambahnya usia. Namun yang perlu Anda tahu, merokok dapat mempercepat proses ini. Beberapa penelitian menunjukkan, orang yang merokok lebih mungkin mengalami kebotakan. Para peneliti di Taiwan bahkan telah mengidentifikasi merokok sebagai faktor risiko yang jelas untuk pola kebotakan pola pria di Asia.
 
Katarak
Mata sangat rentan terhadap jangkauan tembakau. Jika terlalu sering terpapar asap rokok, mata lebih mungkin katarak, yaitu daerah berawan pada lensa mata yang membuat cahaya dari mencapai retina.

Psorias
Psoriasis adalah suatu kondisi kronis pada kulit yang ditandai dengan penebalan dan bercak bersisik. Biasanya sering terjadi di lutut, siku, kulit kepala, tangan, kaki, atau punggung. Bercak bisa berwarna putih, merah, atau perak. Studi terbaru menunjukkan, perokok memiliki risiko lebih besar terkena psoriasis.
 
Mata  Keriput
Panas dari pembakaran rokok dapat menyipitkan mata untuk menjaga asap masuk ke dalam mata. Sementara itu, bahan kimia dari inhalasi tembakau menyebabkan kerusakan internal ke struktur kulit dan pembuluh darah di sekitar mata Anda.

Tulang Rapuh
Merokok meningkatkan risiko mengembangkan lemah tulang atau osteoporosis. Kondisi ini meningkatkan risiko untuk patah tulang termasuk tulang belakang, menyebabkan tulang mengurva dan kifosis (bungkuk). 

Editor   : fitriadi
Sumber : Tribunnews

KETIKA TANGAN (KEKUASAAN) ALLOH TERLIBAT


 (KISAH INSPIRATIF)
Ada tiga orang pengembara yang sedang melakukan perjalanan bersama. Di tengah perjalanan, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Mereka bergegas mencari tempat untuk berlindung. Kebetulan mereka melewati sebuah gua. Tanpa pikir panjang, mereka langsung memasuki gua tersebut. Namun, derasnya hujan ternyata menggulirkan sebongkah batu besar yang kemudian menutupi mulut gua. Ketiga pengembara terperangkap di dalamnya! Kendati sudah berusaha sekuat tenaga, ketiga pengembara itu tetap tidak mampu menggeser batu besar tersebut.
“Duh  tamat sudah riwayat kita, terkurung di gua ini,” keluh salah satu pengembara.
“Entah apa lagi yang bisa kita lakukan agar keluar dari sini,” kata pengembara yang lain, tak kalah putus asa dengan pengembara pertama.
“Hanya Allah SWT yang bisa menyelamatkan kita, kawan. Marilah kita berdoa kepada Allah dengan perantara amal perbuatan yang pernah kita lakukan dengan hati yang ikhlas. Semoga Allah Subhaanahu Wa Ta’ala berkenan memberikan pertolongan-Nya,” kata pengembara ketiga.
Mereka kemudian langsung bersuci dan memanjatkan doa dengan sungguh-sungguh.
“Ya Allah.. Yang Maha Mengetahui, hamba dulu pernah memiliki seorang pekerja yang hamba upah dengan tiga gantang padi. Ketika pekerja ku itu pergi tanpa mengambil upahnya, aku menyemai padi-padi itu hingga membuahkan hasil. Hasilnya, aku belikan seekor sapi yang kemudian beranak pinak hingga tak terhitung olehku jumlah sapi yang terus berkembang biak itu. Ketika kemudian pekerja itu datang dan menagih upahnya, aku menyuruhnya mengambil semua sapi itu. Awalnya, dia menolak karena merasa upahnya hanyalah tiga gantang padi. Namun, aku bersikeras karena sapi-sapi itu berasal dari tiga gantang berasnya. Ya Allah, apa yang kulakukan hanya karena aku ingin mendapatkan Ridho-MU.., Ya Allah jika ada setitik keikhlasan dari apa yang aku lakukan itu.., tolong ya Allah keluarkan kami dari gua ini,” doa pengembara yang bijak.
Keajaiban terjadi, batu besar itu bergeser sedikit. 
Lalu, pengembara berikutnya berdoa, “Ya Allah Yang Maha Tahu, setiap malam aku membawakan susu kambing yang ku perah sendiri untuk orang tua ku. Namun, pada suatu malam aku terlambat memerah kambing dan orang tua ku sudah tertidur saat aku tiba dikamar mereka. Walaupun saat itu anak dan istriku menangis kelaparan, tetapi aku tidak mau mereka meminum susu kambing yang ku perah sebelum orang tua ku mengizinkan. Aku menungguinya hingga orang tua ku terbangun, yaitu ketika fajar Subuh tiba. Ya Allah, aku melakukan itu hanya karena semata ingin mentaati perintah-Mu untuk berbakti kepada Orang Tua.. Ya Allah, jika seberkas keikhlasan dari apa yang pernah aku lakukan itu, mohon ya Allah.. keluarkan kami dari gua ini.”
Keajaiban kedua terjadi lagi. Batu besar kembali bergeser dan membuat lubang yang cukup lebar. Namun, ketiga pengembara itu masih belum bisa keluar dari dalam gua. 
“Sekarang, giliranmu kawan,”. Dua pengembara yang sudah berdo’a sangat berharap kepada kawannya yang belum berdo’a.  

“Ya Allah Yang Maha Tahu, aku sering menggoda dan merayu sepupuku yang cantik untuk berbuat dosa dan berzina dengannya. Namun Ia selalu menolak. Suatu hari, ia datang untuk meminjam uang sebesar 100 dinar. Aku memberinya dengan syarat dia harus memberikan kehormatannya kepadaku. Diapun terpaksa mengabulkan keinginanku karena dia dalam situasi yang terdesak. Namun, pada saat aku hampir melakukan niatku, ia mengingatkanku untuk selalu takut kepada-Mu. Aku tersadar dan segera membatalkan niatku. Ya Allah, jika apa aku yang ku lakukan itu ada sedikit akan ketakutanku kepada-Mu, aku mohon ya Allah, keluarkan kami dari gua ini,” doa pengembara terakhir sambil berderai air mata.

Batu besar bergeser untuk ketiga kalinya. Kali ini, celahnya sudah cukup untuk dijadikan jalan keluar bagi tiga pengembara tersebut.
Sahabat....., sesulit apapun hidup ini, jika kita selalu melibatkan Tangan (Kekuasaan) Allah SWT, maka tak ada yang mustahil bagi kita untuk menggapai sesuatu yang kita dambakan, asal selalu ada cadangan Amal Sholeh yang terus kita investasikan supaya tangan (Kekuasaan) Allah SWT tidak berhenti terlibat dalam setiap aktivitas kita.
Firman Allah Subhaanahu Wa Ta'ala yang artinya :“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sholat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar, dan kepada Allah lah kembali segala urusan”. (QS. Al-Hajj : 40-41).
Ternyata untuk menolong Agama Allah itu tidak sulit.. cukup dengan melaksanakan Sholat, Zakat/Sedekah, berbuat kebajikan kepada sesama, dan meninggalkan segala hal yang dilarang oleh Allah SWT, itulah JAMINAN Kepastian datangnya Pertolongan Allah Subhaanahu Wa Ta’ala.
“Dan orang yang disempitkan rizkinya, hendaklah ia memberi nafkah (sedekah) dari harta yang diberikan Allah kepadanya“ (Surah At Talaq : 7)
Ternyata…. orang yang sedang disempitkan rizkinya saja pun masih disuruh bersedekah, apalagi jika yang mampu..
Mau terlibat..? Disini tempatnya ! silahkan Klik : https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10152102372357008.1073741846.54017882007&type=1

CHINA BISA MEMBAYAR HUTANG DENGAN MENGUMPULKAN BUTIRAN BERAS

Ketika saya membeli makan siang di salah satu tempat makan Vegetarian di seberang jalan tempat saya bekerja, saya melihat sebuah artikel tertempel di lemari kaca tempat sayur dihidangkan. Artikel tersebut menceritakan betapa berharganya sebutir nasi. Demikian kurang lebih isi artikelnya.

Berapa banyak nasi yang terbuang dalam satu hari?
Jumlah penduduk Indonesia  250.000.000 orang. Jika dalam 1 hari, setiap orang makan 3 kali, dan sekali makan setiap orang membuang 1 butir nasi saja, berarti setiap hari ada 3 butir nasi yang dibuang oleh setiap orang. Maka 3 butir x 250.000.000 = 750.000.000 butir nasi terbuang setiap hari. Itupun jika hanya membuang 1 butir nasi setiap kali makan.

Dalam 1 kg beras terdapat 50.000 butir, maka 750.000.000 : 50.000 = 15.000 kg (sama dengan 15 ton beras) yang dibuang setiap hari. Jika 1 kg beras cukup untuk memenuhi makan 10 orang, maka 15 ton beras x 10 orang sama dengan cukup untuk memenuhi makan 150.000 orang. Artinya beras yang terbuang setiap hari di Indonesia sebenarnya bisa untuk memberi makan 150.000 orang.

Jika seluruh penduduk dunia yang berjumlah 6,5 milyar, dengan setiap orang membuang 3 butir nasi saja per hari, maka 1 hari nasi yang terbuang adalah 390.000 kg (390 ton) sama dengan cukup untuk memberi makan 3.900.000 orang.

Ironisnya menurut data FAO PBB, setiap hari ada 40.000 orang mati akibat kelaparan di dunia. Analoginya jika rakyat Indonesia saja yang menyumbangkan 1 butir beras setiap kali makan, bukan saja tidak ada orang kelaparan di Indonesia, tetapi juga di dunia.

Ada artikel lain yang memiliki cerita yang mirip dengan cerita di atas. Cina yang sekarang muncul sebagai negara super power, dahulunya pernah menjadi negara yang sangat miskin. Dengan jumlah penduduk yang berjumlah 1 milyar kala itu, bukanlah hal yang mudah bagi pemerintah China untuk menyejahterakan rakyatnya. Hutang luar negeri dari negara tetangga terdekat pun menjadi gantungan, yaitu Uni Soviet. 

Alkisah suatu hari terjadi perselisihan paham antara Mao Ze Dong, pemimpin Cina era itu, dengan pemimpin Uni Soviet. Perselisihan begitu panas sampai keluar sebuah pernyataan dari pemimpin Uni Soviet, Sampai rakyat China harus berbagi 1 celana dalam untuk 2 orang pun, China tetap tidak akan mampu membayar hutangnya”.

Ucapan yang sangat menyinggung perasaan rakyat China itupun disampaikan Mao kepada rakyatnya dengan cara menyiarkannya lewat siaran radio. Penghinaan dari pemimpin Uni Soviet itu secara terus menerus disiarkan dari pagi hingga malam ke seluruh negeri sambil mengajak segenap rakyat China untuk bangkit dan melawan penghinaan tersebut dengan cara berkorban.

Ajakan Mao kepada rakyatnya adalah menyisihkan 1 butir beras. Ya.. hanya 1 butir beras untuk setiap anggota keluarga, setiap kali mereka akan memasak.

Jika 1 rumah tangga terdiri dari 3 orang maka cukup sisihkan 3 butir beras. Beras yang disisihkan dari 1 Milyar penduduk Cina tersebut, tidak dikorupsi tentunya, akan menghasilkan 1 milyar butir beras setiap hari. Hasilnya dikumpulkan ke pemerintah untuk dijual. Uangnya digunakan untuk membayar hutang kepada negara pemberi hutang yang telah menghina mereka. Akhirnya, China berhasil melunasi hutang mereka ke Uni Soviet dalam waktu yang sangat cepat.

Keterhinaan yang mendalam telah membangkitkan rasa nasionalisme China untuk bangkit melawan hinaan tersebut dengan tindakan nyata, bukan hanya sekedar tindakan seremonial, pidato, dan upacara di stadion besar. China sebenarnya negara kaya, hanya saja politik tertutup yang membuat China tertinggal dari negara di kawasan itu misal Jepang, Korea dan Rusia. Mao Zedong mengajarkan komunisme dengan basis petani agar Jutaan penduduk bisa makan dengan kenyang, dan sejarah telah membuktikan bahwa di China tidak ada pemberontakan karena kelaparan.

Paradigma China menjadi bergeser setelah kebijakan Mao Zedong yaitu banyak warga China yang merantau dan mendapat pendidikan sehingga mereka melek yang namanya demokrasi atau keterbukaan. Inilah yang mendasari Tiananmen.

NEGARA TETANGGANYA RUSIA

Rusia pada dasarnya negara miskin. Hanya saja karena perang dingin membuat mereka akhirnya terlihat maju. Dengan perestroika dan glasnotz begitu saja USSR pecah menjadi negara-negara Balkan. Sistem komunis dengan dasar buruh sangat rentan terhadap pergolakan politik. Contohnya Polandia dengan Lech Wolenska.

Roshov pernah mengatakan (ini bahasa satire saya) : Rusia itu besar, seperti beruang kutub. Tapi sekali hibernasi dia akan tidur, entah kapan akan bangun lagi, sementara China terus berkembang dan pemerintahnya hanya dengan sistem monopolistik bisa meruntuhkan semua hegemoni yang berlangsung di Amerika (sistem demokrasi), Inggris (sistem Kerajaan), atau Timur Tengah (sistem Kerajaan).  

Banyak orang meramalkan bahwa China akan mengalami bubble ekonomi, tapi ternyata yang mengalami guncangan ekonomi justru Amerika dan Eropa. Termasuk Islandia, Yunani dan Italia. Ekonomi mereka terus digerogoti. Ujung-ujungnya IMF.

Beberapa minggu yang lalu, seorang wartawan dari Jurnas, pernah tanya ke saya, Kenapa China terus membangun infrastruktur? sementara di belahan bumi yang lain banyak negara mulai menunjukkan ekonomi mereka yang rontok

Saya jawab, Bagaimana akan rontok ekonomi China, Lha wong yang makan saja setiap hari harus 3 x 1 Milyar orang. Artinya seberapa besar ekonomi yang dipunyai China, maka tiap pagi kita masih akan melihat pria-wanita China selalu pergi ke kedai mie untuk sarapan pagi dan tepat jam 8 mereka sudah ada di kantor masing-masing (Guilin, 2009).


Author  : erwin_y 
Share the happiness sumber: Sephy Lavianto aviist@yahoo.com di posting di milis prasetiyamulya 29 Agustus 2011. Semoga bermanfaat Terima kasih.